Tag Archives: batu split

Perbedaan Batu Agregat A dan B

Kali ini, jualbatusplit akan menerangkan apa perbedaan agregat atau yang biasa disebut base coarse

Lapis pondasi bawah atau di sebut agregat lapis pondasi kelas B adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar. Fungsi dari lapis pondasi bawah ini antara lain yaitu:

  1. Sebagai bagian dari konstruksi perkerasan untuk menyebarkan beban roda.
  2. Lapis peresapan, agar air tanah tidak berkumpul di pondasi.
  3. Lapisan untuk mencegah partikel-partikel halus dari tanah dasar naik ke lapis pondasi atas.
  4. Lapis pelindung lapisan tanah dasar dari beban roda-roda alat berat (akibat lemahnya daya dukung tanah dasar) pada awal-awal pelaksanaan pekerjaan.
  5. Lapis pelindung lapisan tanah dasar dari pengaruh cuaca terutama hujan.

Lapis pondasi atas atau di sebut agregat lapis pondasi kelas A adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapis pondasi bawah dan lapisan permukaan.Fungsi dari lapis pondasi ini antara lain yaitu:

  1. Sebagai bagian dari konstruksi perkerasan yang menahan gaya lintang dari beban roda.
  2. Sebagai lapisan peresapan untuk pondasi bawah.
  3. Memberikan bantalan terhadap lapisan permukaan

Pada proyek pembangunan jalan,  material agregat yang di pakai sama yaitu batu pecah yang sudah di olah dengan mesin stone cruser dan gradasi atau ukuran di buat sama sesuai spesifikasi yang di butuhkan untuk pembuatan pondasi jalan raya. Pada pekerjaan pondasi jalan raya di bagi menjadi dua segmen yaitu meliputi pekerjaan perkerasan lapis pondasi agregat kelas B 30 cm atau sesuai spesifikasi yang diminta, setelah pekerjaan lapis pondasi kelas B selesai selanjutnya pekerjaan pondasi atas yang di sebut juga perkerasan lapis pondasi agregat kelas A dengan tebal 20 cm atau sesuai spesifikasi yang diminta. Pada proses pekerjaan  lapis pondasi terdiri dari penghamparan material, pemadatan, penyiraman dan yang terakhir uji CBR.

            Teknis Pelaksanaan Pekerjaan Agregat Lapis Pondasi A dan B.

  1. Penghamparan Material Agregat Lapis Pondasi

Penghamparan material adalah suatu proses meratakan agregat lapis pondasi setelah proses angkut menggunakan dump truk dari base camp. Penghamparan material agregat tidak boleh di lakukan apabila cuaca tidak mendukung seperti pada waktu hujan karena kadar air terlalu tinggi. Pemadatan harus dilakukan hanya bila kadar air dari bahan berada dalam rentang 3 % di bawah kadar air optimum sampai 1 % di atas kadar air optimum, dimana kadar air optimum adalah seperti yang ditetapkan oleh kepadatan kering maksimum (modified) yang ditentukan olehspesifikasi SNI. Alat untuk menghamparkan material  agregat lapis pondasi menggunakan Motor Grader. Setelah material sudah rata sesuai elevasi dan ketebalan yang di tentukan proses selanjutnya yaitu di padatkan menggunakan alat pemadat vibratory roller.

  1. Proses Pelaksanaan Pemadatan Material Agregat Lapis Pondasi

Pemadatan adalah suatu peristiwa bertambahnya berat volume kering oleh beban dinamis, akibat beban dinamis butir-butir agregat seperti kerikil dan pasir merapat satu sama lain yang saling mengunci sebagai akibat berkurangnya rongga udara. Tujuan pemadatan dapat tercapai dengan pemilihan bahan agregat, cara pemadatan, pemilihan mesin pemadat, dan jumlah lintasan atau passing yang sesuai. Pada pekerjaan pemadatan lapis pondasi agregat di pakai alat pemadat vibratory roller merk Hamm dengan berat 20 ton. Yang perlu di perhatikan dalam pekerjaan pemadatan yaitu penghamparan yang agak berlubang atau kurang rata perlu di tambahkan agregat material secara manual agar mendapat hasil yang padat dan merata.

Proses pekerjaan pemadatan di lapangan yang pertama kali setelah material di hamparkan secara merata yaitu di padatkan dengan compactor setelah agak merata kemudian di siram air secara merata dengan menggunakan water tank dengan kapasitas 5000 liter. Setelah air merata di permukaan agregat yang sudah di padatkan kemudian agregat lapis pondasi di padatkan lagi dengan vibratory roller sampi merata dan padat. Fungsi penyiraman ini untuk pemadatan, karena dengan adanya penyiraman air ini rongga-rongga antara agregat akan terpadatkan dengan sendirinya dan saling mengunci sehingga tidak ada rongga udara di dalamnya.

  1. Uji CBR

CBR adalah perbandingan antara beban penetrasi suatu bahan terhadap bahan standard dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama cara umum. Perkerasan jalan harus memenuhi 2 syarat, yaitu :

  1. Secara keseluruhan perkerasan jalan harus cukup kuat untuk memikul berat kendaraan yang akan memakainya.
  1. Permukaan jalan harus dapat menahan gaya gesekan dan keausan dari roda-roda kendaraan, juga terhadap air dan hujan.

Field CBR Test

Bila perkerasan jalan tidak mempunyai kekuatan secukupnya secara keseluruhan, maka jalan tersebut akan mengalami penurunan dan pergeseran, baik pada perkerasan jalan maupun pada tanah dasar. Akibatnya jalan tersebut akan bergelombang besar dan berlobang-lobang, sampai pada akhirnya rusak sama sekali. Sedangkan kalau perkerasan jalan tidak mempunyai lapisan yang kuat, maka permukaan jalan mengalami kerusakan yaitu berupa lobang-lobang kecil dan pada akhirnya akan bertambah banyak dan bertambah besar sampai perkerasan jalan menjadi rusak secara keseluruhan. Jadi untuk menilai kekuatan dasar atau bahan lain yang hendak dipakai untuk menentukan tebal lapisan perkerasan dipergunakan  percobaan CBR. Nilai CBR ini digunakan untuk menilai kekuatan yang juga dipakai sebagai dasar untuk penentuan tebal lapisan dari suatu perkerasan.

Kekuatan tanah dasar tentu banyak tergantung pada kadar airnya. Makin tinggi kadar airnya, makin kecil kekuatan CBR dari tanah tersebut. Walaupun demikian, hal itu tidak berarti bahwa sebaiknya tanah dasar di padatkan dengan kadar air rendah untuk mendapatkan nilai CBR yang tinggi, karena kadar air tidak konstan pada nilai rendah itu. Setelah pembuatan jalan, maka air akan dapat meresap kedalam tanah dasar sehingga kekuatan CBR turun sampai kadar air mencapai nilai yang constant. Kadar air yang constant inilah yang disebut kadar air keseimbangan. Batas-batas kadar air dan berat isi kering dapat ditentukan dari hasil percobaan laboratorium, yaitu percobaan pemadatan dan CBR.Gambar 6.6 alat uji CBR menggunakan Field cbr test set (cbr lapangan)

  1.     Uji Sand Cone

Sand cone test adalah pemeriksaan kepadatan tanah di lapangan dengan menggunakan pasir Ottawa sebagai parameter kepadatan yang mempunyai sifat kering,bersih,keras,tidak memiliki bahan pengikat sehingga dapat mengalir bebas. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dari suatu tanah di lapangan dengan berat isi kering laboratorium. Gambar proses tes kepadatan lapangan menggunakan alat sand sone. Dari proses uji CBR dan Sand Cone apabila di dapat data tidak sesuai spesifikasi maka akan di lakukan perbaikan lapis agregat pondasi atau pemadatan ulang.

Uji Sand Cone

Dibawah ini urutan gambar proses pekerjaan lapis pondasi agregat kelas A dan agregat kelas B sampai terakhir pengujian CBR dan sand cone.

lapis pondasi agregatGambar  Lapis Pondasi Agregat Kelas B

 

penghamparan agregatGambar  Proses penghamparan material pondasi

 

pemadatan agregatGambar  Pekerjaan Pemadatan

 

penyiraman air dan pemadatan agregat
Gambar  Pekerjaan Penyiraman Air dan Pemadatan

 

hasil akhir pemadatan agregat
Gambar  Hasil Akhir setelah selesai proses pemadatan

Untuk Anda yang membutuhkan batu split maupun agregat base coarse, bisa menghubungi nomor 0853-2323-3399 untuk info lebih lanjut.

sumber

Proyek Tol Salatiga – Kartasura – Boyolali

Baru saja kami ditelepon seorang pembeli yang menanyakan harga dan kuantitas batu split ukuran 1×2 cm. Ketika ditanya berapa banyak kebutuhan dan mulai kapan, dijawab kebutuhan sekitar 1,5 juta meter kubik dan proyek mulai bulan April 2018. Wow, kebutuhan yang banyak.

Seketika kami langsung browsing mengenai proyek infrastruktur tol pak presiden Jokowi ini.

SALATIGA, KompasProperti - Proses pembangunan ruas tol Salatiga-Boyolali dan ruas tol Boyolali-Kartasura bagian dari jalan Tol Semarang-Solo saat ini terus dikebut.

Jalan tol Semarang-Solo Seksi IV dan Seksi V tersebut di bawah konsesi PT Solo Ngawi Jaya (SNJ).

Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga, Desi Arryani dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (26/9/2017) siang mengatakan, saat ini pembangunan jalan tol Semarang-Solo masih menyisakan pekerjaan sekitar 32 kilometer.

Sisa pekerjaan ini meliputi ruas Salatiga-Boyolali sekitar 22.1 kilometer dan ruas Boyolali- Kartasura sepanjang 11.4 kilometer.

“Pembebasan lahannya sudah memasuki 98.8 persen, sedangkan konstruksinya 27.26 persen,” kata Desi.

Dalam rangka percepatan pembangunan kedua ruas tol tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menerbitkan surat Nomor JL.03.04-Mn/858 tanggal 6 September 2016 perihal penugasan kepada PT SNJ tersebut.

Saat ini fokus pekerjaan di lapangan adalah pengolahan tanah dan infrastrukturnya seperti drainase, irigasi serta pembangunan underpass.

Pihaknya bersama-sama dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Ketua Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ serta Direktur Utama PT SNJ, David Wijayatno Senin lalu telah memantau langsung proses pembangunan tersebut.

Jembatan Klodran di Tol Solo-Kertosono
Jembatan Klodran di Tol Solo-Kertosono(GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com)

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam kesempatan itu meminta agar pembangunan ruas Jalan Tol Salatiga-Kartasura bisa dirampungkan sebelum Lebaran tahun 2018 sehingga tidak lagi dijadikan sebagai jalur mudik darurat.

Karena targetnya Trans Jawa pada tahun 2018 sudah operasional semua, termasuk untuk ruas Semarang- Solo ini.

“Nantinya waktu tempuh perjalanan Semarang-Solo hanya membutuhkan 1.5 jam,” kata Desi.

Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya David Wijayatno menambahkan, pekerjaan fisik terus dikebut agar memenuhi target yang telah ditetapkan. Untuk itu, David menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem kerja tiga shift.

“Targetnya harus operasional tahun depan, jadi konstruksi harus beres tahun ini,” terang David.

Optimistis

Desi Arryani menyatakan optimismenya bahwa hingga akhir tahun 2017, Jasa Marga dapat mengoperasikan 210 kilometer tambahan ruas jalan tol baru di Indonesia.

Di antaranya Jalan Tol Semarang-Solo (72.64 kilometer), Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (41.69 kilometer), Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (15,50 kilometer), Jalan Tol Ngawi-Kertosono (25 kilometer), Jalan Tol Solo-Ngawi (90.25 kilometer) serta Jalan Tol Gempol-Pasuruan (20.50 kilometer).

“Komitmen Jasa Marga dengan membangun jalan tol di Indonesia ini adalah guna meningkatkan konektivitas dan membangun pertumbuhan ekonomi,” tuntasnya.

Bravo!

Proses Pembuatan Beton Pra Cetak

Anda mungkin sering atau pernah melihat proyek pembuatan jalan layang yang menyatukan beberapa segmen beton langsung di lokasi proyek. Nah, bagaimana sebenarnya proses pembuatan beton pracetak dilaksanakan? Beton pracetak adalah salah satu jenis beton yang dibuat di dalam pabrik sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Setelah pembuatan beton tersebut selesai, beton selanjutnya akan di angkut ke lokasi proyek pembangunan untuk dilakukan pemasangan.

beton jalan layang

Berdasarkan surat keputusan SNI T-15-1991-03, pengertian beton pracetak ialah komponen beton yang dicor di tempat yang bukan merupakan posisi akhir dalam suatu struktur. Pada umumnya, beton pracetak mempunyai kekuatan yang berkisar antara 4.000-6.000 psi atau bahkan lebih. Keunggulan utama beton ini antara lain dapat menghemat anggaran biaya, menghemat penggunaan bekisting, kualitasnya terkontrol dengan baik, serta tercapainya efisiensi waktu.

proses-pembuatan-beton-pracetak.jpg

Proses Pembuatan Beton Pracetak

Di bawah ini langkah-langkah dalam pembuatan beton pracetak, yuk kita simak bersama..

Langkah 1 : Pembuatan Cetakan

Cetakan berfungsi untuk membentuk beton dengan spesifikasi yang sesuai perencanaan. Bahan baku untuk membuat cetakan beton yaitu papan kayu. Papan-papan kayu tersebut lantas dibentuk kotak dan ditahan menggunakan paku secukupnya. Penentuan ukuran dari cetakan harus benar-benar diperhatikan karena akan mempengaruhi hasil jadi beton pracetak. Penyusunan cetakan beton yang baik, dapat membuat material kayu seyogyanya bisa dipakai lagi hingga sebanyak 50 kali.

Langkah 2 : Pembuatan Adukan Beton

Secara prinsip, pembuatan adukan beton dilakukan dengan mencampurkan bahan pengisi dan bahan pengikat menjadi satu. Bahan-bahan yang dimaksud antara lain pasir, kerikil / batu split, semen, dan air dengan perbandingan komposisi sesuai kualitas yang diharapkan. Untuk mengubah sifat alami dari beton, Anda bisa menambahkan zat aditif tertentu ke dalam adukan tersebut. Bahan material yang digunakan, seperti batu split pun harus dengan kualitas yang baik supaya cetakan kuat dan kokoh. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi website kami http://www.jualbatusplit.com atau hubungi 085323233399.

Langkah 3 : Penuangan Adukan Beton

Adukan beton yang sudah terbentuk kemudian dituangkan ke dalam cetakan. Pastikan dalam penuangannya, adukan ini disebarkan secara merata dan memenuhi setiap bagian cetakan. Penuangan adukan yang salah akan menyebabkan mutu beton menurun. Bahkan kekuatan beton pun dapat berkurang drastis apabila penampangnya tidak tercetak sempurna. Adukan beton sebaiknya dituangkan setengahnya dahulu, kemudian dilakukan pemasangan tulangan baja di tengah cetakan, dan diteruskan lagi dengan penuangan adukan sampai penuh.

Langkah 4 : Pemasangan Tulangan Baja

Kebanyakan beton pracetak dipakai untuk menahan beban dari bangunan. Tidak hanya pelat lantai, beton ini juga kerap digunakan sebagai pembentuk struktur balok dan kolom bangunan. Oleh karena itu, beton harus mampu menahan gaya beban dan gaya tarik dengan baik. Solusinya Anda bisa memasang beberapa tulangan baja ke dalam adukan beton di dalam cetakan tadi sehingga nantinya akan terbentuk beton bertulang. Pemasangan tulangan dilakukan ketika kondisi adukan masih basah. Ukuran baja juga harus dipertimbangkan dengan baik. Semakin berat struktur yang disangga, diameter pun harus semakin besar.

Langkah 5 : Pengeringan Beton

Adukan beton sebaiknya dikeringkan secara alami dengan cara mengangin-anginkannya. Penjemuran adukan beton di bawah terik sinar matahari langsung justru dapat mengakibatkan beton mengalami keretakan sehingga tak layak pakai. Selama proses pengeringan berlangsung, beton juga perlu disiram dengan air secara berkala untuk menghindari beton mengering secara mendadak. Perawatan terhadap beton dilakukan sampai berumur 7 hari, sedangkan beton akan mengering sempurna dan boleh digunakan setelah usianya mencapai 30 hari.

sumber

Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan

06 MEI 2017, 09:14 WIB

Sejak Jembatan Cipamingkis ambles, aktivitas warga Kecamatan Jonggol dan Cariu, Kabupaten Bogor, terganggu.

Mereka harus memutar arah menggunakan jalur alternatif untuk menuju kecamatan lain di wilayah Timur Kabupaten Bogor itu

Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan
Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan

Jembatan darurat yang terbuat dari bambu itu, hanya bisa dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua, itu pun jumlahnya dibatasi.

Sementara jalan desa yang dijadikan jalan alternatif, kini kondisinya rusak parah akibat sering dilalui minibus hingga truk.

Warga mengaku sudah mengadu ke kepala daerah saat Bupati Bogor Nurhayanti meninjau Jembatan Cipamingkis yang ambles beberapa minggu lalu. Bahkan bupati pun berjanji akan segera memperbaiki ruas jalan Weninggalih-Cibarusah itu.

“Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” ujar Ade Komala, warga Desa Weninggalih, Jonggol.

Warga pun mengaku akan memblokir ruas jalan tersebut jika pemerintah daerah tidak segera memperbaiki jalan yang kini berupa tanah.

“Kami sepakat, jika sampai hari Minggu besok tidak juga diperbaiki, kami akan blokir,” ancam dia.

Camat Jonggol Beben Suhendar membenarkan akan ada aksi pemblokiran jalan alternatif oleh warga Desa Weninggalih dan Sirnagalih.

Aksi tersebut dipicu karena pemerintah daerah tak kunjung memperbaiki jalan alternatif Weninggalih-Cibarusah yang sempat dijanjikan bupati dua minggu lalu.

“Aktivitas warga sangat terganggu karena jalan sempit. Apalagi kalau ada truk terperosok seperti tadi siang membuat kemacetan parah,” ucap dia.

Awalnya, jalan sepanjang 2,9 kilometer itu merupakan jalan desa yang dibangun melalui dana desa. Semenjak jembatan ambles, jalan tersebut kemudian dijadikan jalur alternatif oleh warga Kecamatan Jonggol, Cariu, dan Tanjungsari untuk menuju Kecamatan Cileungsi maupun Gunungputri.

“Memang ada jalur lain, tapi jaraknya sangat jauh. Ke Cileungsi harus lewat Karawang,” kata Beben.

Sumber ; Liputan6.com

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

 

Tol Cengkareng-Kunciran Bakal Beroperasi pada 2019

08 JUNI 2017, 17:01 WIB

Proyek jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer telah dimulai pengerjaan konstruksinya. Proyek tol ini menjadi vital karena akan menjadi akses tol alternatif ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta).

Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Tbk Steve Kosasih mengatakan ‎pekerjaan konstruksi jalan tol itu dilakukan oleh pihaknya setelah memenangi tender pengadaan jasa pemborongan pekerjaan pembangunan jalan tol tersebut.

Kondisi arus lalu lintas di sepanjang ruas jalan tol Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (24/12). Meningkatnya penumpang pada Natal dan Tahun Baru tahun ini membuat kemacetan di Terminal 1 dan 2. (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Tender dilakukan oleh PT Marga Kunciran Cengkareng, anak usaha PT Jasa Marga Tbk yang menjadi operator tol ini. Penetapan pemenang tender kontraktor proyek tersebut tertera pada surat penentuan pemenang dengan nomor 09.1/PAN-BOR/ADM/JKC/2017 yang diputuskan oleh PT Jasa Marga Tbk per 8 Maret 2017.

“Kami sudah mulai konstruksi tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran,” ujar dia di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Proyek tol senilai Rp 3,5 triliun ini akan dibangun dengan empat seksi. Keempat seksi itu yakni seksi 1 Kunciran–IC Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 2,04 km, seksi 2 IC Sultan Ageng Tirtayasa–on/off ramp Benteng Betawi sepanjang 3,50 km. Kemudian seksi 3 on/off ramp Benteng Betawi–IC Husein Sastranegara sepanjang 6,50 km, dan seksi 4 IC Husein Sastranegara–Benda Junction sepanjang 2,15 km.

Jalan tol ini masuk dalam jaringan jalan lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2. Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran tersebut ditargetkan beroperasi pada 2019.

“Jalan tol ini juga akan terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Serpong dan Serpong-Kunciran yang juga dimiliki oleh PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya dan PT Marga Trans Nusantara,” jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna membenarkan jika pengerjaan konstruksi pembangunan proyek jalan tol lingkar luar atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 ini telah dimulai.

Namun, pembangunan ini masih tahap awal, yaitu berupa persiapan pematangan lahan (land clearing). “Progresnya masih kecil, tapi ini sudah bagus,” kata dia.

Herry mengungkapkan, pengerjaan tol ini baru dimulai pada bagian seksi 4 karena pembebasan lahannya telah lebih dari 50 persen, yaitu 59,39 persen. Sedangkan ketiga seksi lainnya, kemajuan pembebasan lahan berkisar 12,54 persen di seksi 1, sekitar 2,68 persen di seksi 2, dan 39,59 persen di seksi 3.

Sehingga secara total, pembebasan lahan per 5 Juni 2017 yaitu 27,66 persen.‎ “Kuncinya sekarang ada di pembebasan lahan yang terus dikejar agar bisa selesai sesuai target,” ungkap Herry.

Sumber ; Liputan6.com

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

 

 

Pemerintah Targetkan 396 Kilometer Tol Terbangun Tahun Ini

SENIN, 29 MEI 2017 | 20:00 WIB

Pemerintah menargetkan 1.000 kilometer tol terbangun hingga 2019 mendatang. Tahun ini, menurut Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan, pembangunan tol ditargetkan mencapai 396 kilometer.

Jalur Alternatif Lebaran 2017, Proyak Tol Batang-Semarang Dikebut
Jalan Tol Batang-Semarang tampak sedang dalam pengerjaan di Gringsing, Batang, Jawa Tengah, 27 Mei 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

“Ada 65 kilometer Trans Sumatera yang bisa operasionalisasi, Trans Jawa 210 kilometer, dan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) 11 kilometer,” ujar Pontas dalam konferensi persnya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Senin, 29 Mei 2017.

Pontas optimistis target pembangunan 1.000 kilometer tol hingga 2019 tersebut dapat terlampaui. Senada dengan Pontas, Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Choliq menyatakan bahwa pembangunan tol hingga 2019 akan mencapai sekitar 1.300 kilometer.

Choliq menuturkan, pada 2018 mendatang, pemerintah menargetkan sepanjang 400 kilometer tol bisa terbangun. Pada 2019, pembangunan tol ditargetkan mencapai 500 kilometer. “Ditambah sekitar 400 kilometer pada 2017, totalnya menjadi 1.300 sampai 2019,” ujarnya.

Menurut Choliq, jumlah tersebut termasuk dengan ruas-ruas tol yang dimiliki oleh swasta. Namun, dia mengatakan, kepemilikan swasta untuk ruas-ruas tol yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia relatif kecil. “Jumlahnya di bawah 10 persen,” tutur Choliq.

Berdasarkan data kementerian, tol yang ditargetkan rampung pada 2017 adalah Tol Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer (progress 62,2 persen), Tol Parapat-Tebing Tinggi sepanjang 98,5 kilometer, dan Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer (52,4 persen).

Untuk Trans Jawa, terdapat Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer (69,65 persen), Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,3 kilometer (47,46 persen), dan Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,3 kilometer (88,27 persen). Adapun Tol Becakayu sepanjang 21 kilometer telah mencapai 89,27 persen.

sumber : TEMPO.CO

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

Kerusakan Jalan Aspal – Jenis Retak

Sebelum strategi perbaikan yang tepat dapat diterapkan pada jalan aspal yang rusak, jenis dan tingkat kerusakan harus dipahami, dan penyebab distres harus diidentifikasi.

Tipe umum dari masalah aspal jalan meliputi: retak; distorsi; kehancuran; selip aspal; Dan gangguan perawatan permukaan. Beberapa penyebab khas kemerosotan perkerasan meliputi: beban muatan lalu lintas; Pengaruh lingkungan atau iklim; Kekurangan drainase; Masalah kualitas bahan batu split; Kekurangan konstruksi; Dan kontributor eksternal, seperti pemotongan utilitas.

Seiring dengan bertambahnya usia dan pengaruh beban berulang-ulang dari kendaraan yang melintas, tekanan jalan aspal mulai terakumulasi. Tekanan akan terakumulasi dan menyebabkan timbulnya celah; Sebagai contoh, celah dapat memungkinkan air masuk ke lapisan aspal dan menyebabkan pengembangan lubang atau pengupasan. Jadi penting untuk melakukan perawatan yang tepat waktu.

Beberapa jenis retak dapat berkembang di trotoar aspal. Perbaikan tergantung pada jenis retak. Beberapa retakan terkait dengan muatan dan beberapa disebabkan oleh suhu atau lingkungan. Jenis-jenis keretakan jalan antara lain :

Fatigue Cracking.
Kelelahan retak kadang-kadang disebut retak kulit buaya karena celah yang saling berhubungan yang menyerupai kulit buaya. Kelelahan retak disebabkan oleh kemerosotan terkait beban akibat turunnya base course atau tanah dasar, terlalu sedikit ketebalan perkerasan (material batu split), overloading, atau kombinasi dari faktor-faktor ini.

Block Cracking.
Block cracking adalah serangkaian celah besar (biasanya satu kaki atau lebih), retakan persegi panjang pada permukaan perkerasan aspal. Jenis retak ini biasanya mencakup area yang luas dan mungkin terjadi di daerah yang tidak memiliki lalu lintas. Keretakan blok biasanya disebabkan oleh penyusutan perkerasan aspal akibat siklus suhu.

Edge Cracking.
Retakan tepi adalah retak longitudinal yang berkembang dalam satu atau dua kaki dari tepi luar trotoar. Retakan ini terbentuk karena kurangnya dukungan pada tepi perkerasan.

Retak longitudinal
Retakan longitudinal terjadi sejajar dengan garis tengah trotoar. Mereka bisa disebabkan oleh: sendi yang dibangun dengan buruk; Penyusutan lapisan aspal; Retak yang memantul dari lapisan yang mendasari; Dan pemisahan longitudinal karena pelapisan aspal yang tidak semestinya. Retakan ini tidak terkait dengan beban.

Potongan melintang
Retakan transversal terjadi kira-kira tegak lurus terhadap garis tengah jalan. Mereka bisa disebabkan oleh penyusutan lapisan aspal atau refleksi dari celah yang ada. Mereka tidak terkait dengan muatan.

Refleksi Cracking.
Retakan refleksi adalah retakan yang terbentuk di atas persendian atau retakan di perkerasan beton atau di hamparan aspal aspal yang memburuk. Retaknya retak karena pergerakan trotoar tua.

Slipage Cracking.
Retakan celah adalah retakan berbentuk bulan sabit yang terbentuk karena campuran aspal dengan kekuatan rendah atau ikatan yang buruk antara lapisan perkerasan. Bentuk retak akibat gaya yang diaplikasikan dengan memutar atau mengerem gerak kendaraan.

 

Nah, pasti bapak / ibu pemilik proyek pemenang tender tidak mau khan jalan aspal yang Anda buat menjadi retak bermasalah dan malah membebani biaya perawatan / maintenance cost proyek Anda di kemudian hari?

Untuk informasi batu split Merak / Bojonegara dengan kualitas TERBAIK dan TERPERCAYA, bisa menghubungi kami di 081-383-223-288 atau email ke sales@jualbatusplit.com. Untuk masalah harga, tenang saja pak / bu, HARGA batu split kami menyesuaikan dengan bujet proyek Anda kok.
Langsung saja hubungi kami ya untuk jual beli batu split..
Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu..

sumber

 

Kerusakan Jalan Aspal – Tingkat Keparahan

Jenis kerusakan jalan aspal berupa retak / cracking disebabkan oleh beberapa hal, antara lain beban muatan angkutan berlebihan yang setiap hari melewati jalan tersebut, drainase aliran air yang buruk, lapisan base coarse atau subgrade yang tipis dan lemah, serta stripping atau lepasnya perlekatan antara cairan aspal dengan agregat atau batu split di bawahnya. Stripping bisa disebabkan kualitas batu split yang kurang bagus maupun kekotoran material batu itu sendiri sehingga perlekatan dengan aspal menjadi berkurang karena aspal cair menjadi banyak terserap oleh gumpalan kotoran contohnya tanah yang menempel di batu.

Berdasarkan tingkat keparahan (severity)
Menurut Metropolitan Transportation Commission (1986) berdasarkan tingkat keparahan, retak jalan aspal dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:

  1. Retak Aspal Ringan (low)
    Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak halus yang terpisah sendiri-sendiri maupun saling terhubung tanpa ada retakan yang pecah. Retak halus ini bila dibiarkan tanpa perbaikan akan menjadi retak sedang.

retak keparahan rendahGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Rendah

  1. Retak Aspal Sedang (medium)
    Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak di aspal yang terhubung membentuk kotak-kotak maupun pola-pola kecil. Pola retak sudah cukup kelihatan jelas karena sudah terdapat retak yang mulai pecah.

retak keparahan sedangGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Sedang

3. Retak Aspal Berat (high)
Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak menyerupai kulit buaya yang keseluruhan retaknya sudah pecah sehingga jika dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya alur memanjang bahkan lubang pada jalan aspal.

retak keparahan beratGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Berat

Nah, pasti bapak / ibu pemilik proyek pemenang tender tidak mau khan jalan aspal yang Anda buat menjadi retak bermasalah dan malah membebani biaya perawatan / maintenance cost proyek Anda di kemudian hari?

Untuk informasi batu split Merak / Bojonegara dengan kualitas TERBAIK dan TERPERCAYA, bisa menghubungi kami di 081-383-223-288 atau email ke sales@jualbatusplit.com. Untuk masalah harga, tenang saja pak / bu, HARGA batu split kami menyesuaikan dengan bujet proyek Anda kok.
Langsung saja hubungi kami ya..
Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu..

sumber

Mengapa Jalan Raya Di Indonesia Lebih Cepat Rusak?

Jalan-jalan raya di Indonesia relatif cepat sekali rusak, atau mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif sangat pendek setelah diperbaiki.

Para pemakai jalan seringkali harus menerima kenyataan bahwa banyak jalan raya cepat sekali mengalami kerusakan, walaupun baru saja diperbaiki atau direhabilitasi. Masalah kerusakan dini (premature deterioration) jalan-jalan ini merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi Ditjen Bina Marga.

Pada umumnya, untuk problem kerusakan jalan seperti ini, masyarakat pengguna jalan selalu menyalahkan Konsultan Perencana/Supervisi Jalan atau Kontraktor Pelaksana dan Pemerintah yang membiayai pembangunan jalan ini. Mereka dikatakan ”tidak becus, mencuri, korupsi”, dan lain-lain sebagainya.

Pandangan di atas kiranya perlu diluruskan, karena biarpun pandangan tersebut ada benarnya, ada beberapa argumentasi yang menunjukkan bahwa pandangan tersebut kurang proporsional, demikian penjelasan Profesor Ir. Mochtar Indrasurya B, Ph.D.

Menurut Prof. Ir. Mochtar Indrasurya B, Ph.D., kondisi kerusakan dini ini terutama disebabkan oleh 4 (empat) masalah, yaitu:

1. muatan berlebihan kendaraan berat (overloaded)
Diakui atau tidak, kerusakan jalan akan secara eksponensial lebih cepat terjadi akibat muatan lebih, di samping faktor-faktor lain seperti pengaruh lingkungan, banjir, kebijakan perumusan sasaran hingga pewujudan sasaran (atau mulai pengaturan, pembinaan, pembangunan, pengawasan, hingga pengoperasiannya) dan lain-lain.

Yang tidak mudah dipahami dan menjadi ironis adalah kesan bahwa tujuan jembatan timbang seolah-olah lebih dimaksudkan sebagai sarana perolehan distribusi atau pendapatan denda pelanggaran, sedangkan tujuan utama sebagai pengendali menjadi kabur.

2. Ketidaksesuaian standard mutu lapisan perkerasan jalan untuk lalu-lintas berat
Sebagai salah satu standar mutu kekuatan lapisan perkerasan aspal selama ini dikenal batas harga stabilitas Marshall ( Marshall Stability ) yang bagi lalu-lintas berat di Indonesia adalah minimal 840 kg untuk Brittish Standard, dan 680 kg atau 1500 lbs untuk AASHTO, namun standard kita saat ini mensyaratkan minimal 840 kg pada suhu 60 derajat Celsius.

Syarat minimal Stabilitas Marshall tersebut sesungguhnya hanya cocok untuk kendaraan berat dengan muatan normal, tidak dengan muatan muatan berlebihan seperti di atas. Dengan muatan yang wajar roda kendaraan truk dipompa sesuai dengan tekanan angin yang dipersyaratkan, yaitu 80 psi atau 5,6 kg/cm2 dan maksimal 100 psi. Akan tetapi di Indonesia dengan muatan yang berlebihan tersebut tidak mungkin lagi tekanan angin roda hanya 80 psi, karena roda belakang truk yang terdiri atas 2 ban karet akan menggelembung dan saling bergesekan.

Hampir semua roda truk di Indonesia dipompa dengan tekanan angin di atas 120 psi dan sebagian roda truk berat bahkan dipompa sampai 150 psi atau hampir 2 kali tekanan angin yang disyaratkan. Ini biasanya menggunakan ban setara 16 ply rate yang tidak diproduksi oleh pabrik ban luar negeri

3. kekeliruan dalam pedoman penentuan tebal lapisan perkerasan jalan
Hal ini termasuk penentuan kuantitas dan kualitas batu split yang digunakan.

4. kurang baiknya sistem drainase jalan.
Banyak jalan-jalan di Indonesia yang tergenang air pada saat musim hujan, dan ini terjadi akibat buruknya sistem drainase air di sekitar jalan tersebut. Adanya air yang menggenangi permukaan jalan aspal menjadi salah satu penyebab utama kerusakan konstruksi perkerasan jalan, karena perkerasan aspal tidak akan kuat bertahan bila sering tergenang air.

Genangan air dapat menyebabkan kerusakan pada tanah sub-grade dibawah lapisan perkerasan, yang bila di tambah dengan volume lalu-lintas truk berat yang menyangkut muatan berlebihan merupakan kombinasi yang sangat fatal bagi perkerasan aspal.

Masalah sistem drainase ini sering terlupakan oleh para perencana jalan, pada hal sistem drainase jalan tidak hanya terbatas pada ruas jalan yang diperbaiki, akan tetapi mencakup interkoneksi saluran drainase jalan dengan sistem drainase yang lebih luas.

Paradigma mengejar target efektif dengan melupakan target fungsional drainase harus diubah. Pada awal tahun 2008 terjadi banjir besar di Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur yang disusul dengan bencana alam yang mengakibatkan terputusnya jalan-jalan nasional/provinsi/kabupaten pada ketiga provinsi di atas. Tentu dapat dipahami mengapa ruas jalan di wilayah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V (Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta) mengalami kerusakan.

sumber

Untuk Anda yang membutuhkan batu split untuk proyek Anda, bisa hubungi kami di 087773399966

Kerusakan Aspal Berdasarkan Cara Berkembangnya

Masih menyambung artikel sebelumnya, tentang kerusakan aspal.

Berdasarkan cara berkembangnya, NDLI (1995) membagi dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Retak dari atas ke bawah (top-down cracking)

Top-down cracks (TDC) adalah retak memanjang dan/ atau melintang yang dimulai pada permukaan perkerasan aspal dan berkembang ke bawah. Menurut Kuennen (2009), retak ini biasanya terjadi akibat segregasi campuran aspal cair dengan batu split dan sifat viscoelastic aspal sebagai pengikat yang rentan terhadap perubahan suhu yang ekstrim.

jualbatusplit top down cracking

2.Retak dari bawah ke atas (bottom-up cracking)

Kuennen (2009) menyebutkan bahwa bottom-up cracking atau fatigue crackingadalah hasil dari perkembangan tegangan pada lapis pondasi perkerasan aspal yang menyebabkan lapis pondasi retak dan merambat ke atas. Retak ini diakibatkan repetisi beban lalu lintas dan bisa berupa kumpulan retak kecil yang saling berhubungan.

 jualbatusplit bottom up cracking

 

sumber

Untuk kebutuhan batu split Merak berkualitas hubungi kami di 087773399966