All posts by admin

Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan

06 MEI 2017, 09:14 WIB

Sejak Jembatan Cipamingkis ambles, aktivitas warga Kecamatan Jonggol dan Cariu, Kabupaten Bogor, terganggu.

Mereka harus memutar arah menggunakan jalur alternatif untuk menuju kecamatan lain di wilayah Timur Kabupaten Bogor itu

Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan
Jalan Alternatif Jonggol Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Jalan

Jembatan darurat yang terbuat dari bambu itu, hanya bisa dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua, itu pun jumlahnya dibatasi.

Sementara jalan desa yang dijadikan jalan alternatif, kini kondisinya rusak parah akibat sering dilalui minibus hingga truk.

Warga mengaku sudah mengadu ke kepala daerah saat Bupati Bogor Nurhayanti meninjau Jembatan Cipamingkis yang ambles beberapa minggu lalu. Bahkan bupati pun berjanji akan segera memperbaiki ruas jalan Weninggalih-Cibarusah itu.

“Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” ujar Ade Komala, warga Desa Weninggalih, Jonggol.

Warga pun mengaku akan memblokir ruas jalan tersebut jika pemerintah daerah tidak segera memperbaiki jalan yang kini berupa tanah.

“Kami sepakat, jika sampai hari Minggu besok tidak juga diperbaiki, kami akan blokir,” ancam dia.

Camat Jonggol Beben Suhendar membenarkan akan ada aksi pemblokiran jalan alternatif oleh warga Desa Weninggalih dan Sirnagalih.

Aksi tersebut dipicu karena pemerintah daerah tak kunjung memperbaiki jalan alternatif Weninggalih-Cibarusah yang sempat dijanjikan bupati dua minggu lalu.

“Aktivitas warga sangat terganggu karena jalan sempit. Apalagi kalau ada truk terperosok seperti tadi siang membuat kemacetan parah,” ucap dia.

Awalnya, jalan sepanjang 2,9 kilometer itu merupakan jalan desa yang dibangun melalui dana desa. Semenjak jembatan ambles, jalan tersebut kemudian dijadikan jalur alternatif oleh warga Kecamatan Jonggol, Cariu, dan Tanjungsari untuk menuju Kecamatan Cileungsi maupun Gunungputri.

“Memang ada jalur lain, tapi jaraknya sangat jauh. Ke Cileungsi harus lewat Karawang,” kata Beben.

Sumber ; Liputan6.com

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

 

Tol Cengkareng-Kunciran Bakal Beroperasi pada 2019

08 JUNI 2017, 17:01 WIB

Proyek jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer telah dimulai pengerjaan konstruksinya. Proyek tol ini menjadi vital karena akan menjadi akses tol alternatif ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta).

Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Tbk Steve Kosasih mengatakan ‎pekerjaan konstruksi jalan tol itu dilakukan oleh pihaknya setelah memenangi tender pengadaan jasa pemborongan pekerjaan pembangunan jalan tol tersebut.

Kondisi arus lalu lintas di sepanjang ruas jalan tol Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (24/12). Meningkatnya penumpang pada Natal dan Tahun Baru tahun ini membuat kemacetan di Terminal 1 dan 2. (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Tender dilakukan oleh PT Marga Kunciran Cengkareng, anak usaha PT Jasa Marga Tbk yang menjadi operator tol ini. Penetapan pemenang tender kontraktor proyek tersebut tertera pada surat penentuan pemenang dengan nomor 09.1/PAN-BOR/ADM/JKC/2017 yang diputuskan oleh PT Jasa Marga Tbk per 8 Maret 2017.

“Kami sudah mulai konstruksi tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran,” ujar dia di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Proyek tol senilai Rp 3,5 triliun ini akan dibangun dengan empat seksi. Keempat seksi itu yakni seksi 1 Kunciran–IC Sultan Ageng Tirtayasa sepanjang 2,04 km, seksi 2 IC Sultan Ageng Tirtayasa–on/off ramp Benteng Betawi sepanjang 3,50 km. Kemudian seksi 3 on/off ramp Benteng Betawi–IC Husein Sastranegara sepanjang 6,50 km, dan seksi 4 IC Husein Sastranegara–Benda Junction sepanjang 2,15 km.

Jalan tol ini masuk dalam jaringan jalan lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2. Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran tersebut ditargetkan beroperasi pada 2019.

“Jalan tol ini juga akan terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Serpong dan Serpong-Kunciran yang juga dimiliki oleh PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya PT Cinere Serpong Jaya dan PT Marga Trans Nusantara,” jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna membenarkan jika pengerjaan konstruksi pembangunan proyek jalan tol lingkar luar atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 ini telah dimulai.

Namun, pembangunan ini masih tahap awal, yaitu berupa persiapan pematangan lahan (land clearing). “Progresnya masih kecil, tapi ini sudah bagus,” kata dia.

Herry mengungkapkan, pengerjaan tol ini baru dimulai pada bagian seksi 4 karena pembebasan lahannya telah lebih dari 50 persen, yaitu 59,39 persen. Sedangkan ketiga seksi lainnya, kemajuan pembebasan lahan berkisar 12,54 persen di seksi 1, sekitar 2,68 persen di seksi 2, dan 39,59 persen di seksi 3.

Sehingga secara total, pembebasan lahan per 5 Juni 2017 yaitu 27,66 persen.‎ “Kuncinya sekarang ada di pembebasan lahan yang terus dikejar agar bisa selesai sesuai target,” ungkap Herry.

Sumber ; Liputan6.com

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

 

 

Pemerintah Targetkan 396 Kilometer Tol Terbangun Tahun Ini

SENIN, 29 MEI 2017 | 20:00 WIB

Pemerintah menargetkan 1.000 kilometer tol terbangun hingga 2019 mendatang. Tahun ini, menurut Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan, pembangunan tol ditargetkan mencapai 396 kilometer.

Jalur Alternatif Lebaran 2017, Proyak Tol Batang-Semarang Dikebut
Jalan Tol Batang-Semarang tampak sedang dalam pengerjaan di Gringsing, Batang, Jawa Tengah, 27 Mei 2017. ANTARA/Hafidz Mubarak A

“Ada 65 kilometer Trans Sumatera yang bisa operasionalisasi, Trans Jawa 210 kilometer, dan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) 11 kilometer,” ujar Pontas dalam konferensi persnya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Senin, 29 Mei 2017.

Pontas optimistis target pembangunan 1.000 kilometer tol hingga 2019 tersebut dapat terlampaui. Senada dengan Pontas, Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Choliq menyatakan bahwa pembangunan tol hingga 2019 akan mencapai sekitar 1.300 kilometer.

Choliq menuturkan, pada 2018 mendatang, pemerintah menargetkan sepanjang 400 kilometer tol bisa terbangun. Pada 2019, pembangunan tol ditargetkan mencapai 500 kilometer. “Ditambah sekitar 400 kilometer pada 2017, totalnya menjadi 1.300 sampai 2019,” ujarnya.

Menurut Choliq, jumlah tersebut termasuk dengan ruas-ruas tol yang dimiliki oleh swasta. Namun, dia mengatakan, kepemilikan swasta untuk ruas-ruas tol yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia relatif kecil. “Jumlahnya di bawah 10 persen,” tutur Choliq.

Berdasarkan data kementerian, tol yang ditargetkan rampung pada 2017 adalah Tol Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer (progress 62,2 persen), Tol Parapat-Tebing Tinggi sepanjang 98,5 kilometer, dan Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer (52,4 persen).

Untuk Trans Jawa, terdapat Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer (69,65 persen), Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,3 kilometer (47,46 persen), dan Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,3 kilometer (88,27 persen). Adapun Tol Becakayu sepanjang 21 kilometer telah mencapai 89,27 persen.

sumber : TEMPO.CO

Setelah membaca Berita di atas sudah terbayangkan berapa banyak kebutuhan BATU SPLIT atau AGREGAT untuk proyek Nasional pembangunan infrastruktur presiden Jokowi

Untuk anda yang membutuhkan BATU SPLIT berkualitas dan terpercaya dari Merak atau Bojonegara bisa menghubungi kami di 081383223288 atau email ke sales@jualbatusplit.com . Harga batu split kami bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. info lebih lanjut jangan sungkan hubungi kami. Terima kasih

Kerusakan Jalan Aspal – Jenis Retak

Sebelum strategi perbaikan yang tepat dapat diterapkan pada jalan aspal yang rusak, jenis dan tingkat kerusakan harus dipahami, dan penyebab distres harus diidentifikasi.

Tipe umum dari masalah aspal jalan meliputi: retak; distorsi; kehancuran; selip aspal; Dan gangguan perawatan permukaan. Beberapa penyebab khas kemerosotan perkerasan meliputi: beban muatan lalu lintas; Pengaruh lingkungan atau iklim; Kekurangan drainase; Masalah kualitas bahan batu split; Kekurangan konstruksi; Dan kontributor eksternal, seperti pemotongan utilitas.

Seiring dengan bertambahnya usia dan pengaruh beban berulang-ulang dari kendaraan yang melintas, tekanan jalan aspal mulai terakumulasi. Tekanan akan terakumulasi dan menyebabkan timbulnya celah; Sebagai contoh, celah dapat memungkinkan air masuk ke lapisan aspal dan menyebabkan pengembangan lubang atau pengupasan. Jadi penting untuk melakukan perawatan yang tepat waktu.

Beberapa jenis retak dapat berkembang di trotoar aspal. Perbaikan tergantung pada jenis retak. Beberapa retakan terkait dengan muatan dan beberapa disebabkan oleh suhu atau lingkungan. Jenis-jenis keretakan jalan antara lain :

Fatigue Cracking.
Kelelahan retak kadang-kadang disebut retak kulit buaya karena celah yang saling berhubungan yang menyerupai kulit buaya. Kelelahan retak disebabkan oleh kemerosotan terkait beban akibat turunnya base course atau tanah dasar, terlalu sedikit ketebalan perkerasan (material batu split), overloading, atau kombinasi dari faktor-faktor ini.

Block Cracking.
Block cracking adalah serangkaian celah besar (biasanya satu kaki atau lebih), retakan persegi panjang pada permukaan perkerasan aspal. Jenis retak ini biasanya mencakup area yang luas dan mungkin terjadi di daerah yang tidak memiliki lalu lintas. Keretakan blok biasanya disebabkan oleh penyusutan perkerasan aspal akibat siklus suhu.

Edge Cracking.
Retakan tepi adalah retak longitudinal yang berkembang dalam satu atau dua kaki dari tepi luar trotoar. Retakan ini terbentuk karena kurangnya dukungan pada tepi perkerasan.

Retak longitudinal
Retakan longitudinal terjadi sejajar dengan garis tengah trotoar. Mereka bisa disebabkan oleh: sendi yang dibangun dengan buruk; Penyusutan lapisan aspal; Retak yang memantul dari lapisan yang mendasari; Dan pemisahan longitudinal karena pelapisan aspal yang tidak semestinya. Retakan ini tidak terkait dengan beban.

Potongan melintang
Retakan transversal terjadi kira-kira tegak lurus terhadap garis tengah jalan. Mereka bisa disebabkan oleh penyusutan lapisan aspal atau refleksi dari celah yang ada. Mereka tidak terkait dengan muatan.

Refleksi Cracking.
Retakan refleksi adalah retakan yang terbentuk di atas persendian atau retakan di perkerasan beton atau di hamparan aspal aspal yang memburuk. Retaknya retak karena pergerakan trotoar tua.

Slipage Cracking.
Retakan celah adalah retakan berbentuk bulan sabit yang terbentuk karena campuran aspal dengan kekuatan rendah atau ikatan yang buruk antara lapisan perkerasan. Bentuk retak akibat gaya yang diaplikasikan dengan memutar atau mengerem gerak kendaraan.

 

Nah, pasti bapak / ibu pemilik proyek pemenang tender tidak mau khan jalan aspal yang Anda buat menjadi retak bermasalah dan malah membebani biaya perawatan / maintenance cost proyek Anda di kemudian hari?

Untuk informasi batu split Merak / Bojonegara dengan kualitas TERBAIK dan TERPERCAYA, bisa menghubungi kami di 081-383-223-288 atau email ke sales@jualbatusplit.com. Untuk masalah harga, tenang saja pak / bu, HARGA batu split kami menyesuaikan dengan bujet proyek Anda kok.
Langsung saja hubungi kami ya untuk jual beli batu split..
Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu..

sumber

 

Kerusakan Jalan Aspal – Tingkat Keparahan

Jenis kerusakan jalan aspal berupa retak / cracking disebabkan oleh beberapa hal, antara lain beban muatan angkutan berlebihan yang setiap hari melewati jalan tersebut, drainase aliran air yang buruk, lapisan base coarse atau subgrade yang tipis dan lemah, serta stripping atau lepasnya perlekatan antara cairan aspal dengan agregat atau batu split di bawahnya. Stripping bisa disebabkan kualitas batu split yang kurang bagus maupun kekotoran material batu itu sendiri sehingga perlekatan dengan aspal menjadi berkurang karena aspal cair menjadi banyak terserap oleh gumpalan kotoran contohnya tanah yang menempel di batu.

Berdasarkan tingkat keparahan (severity)
Menurut Metropolitan Transportation Commission (1986) berdasarkan tingkat keparahan, retak jalan aspal dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:

  1. Retak Aspal Ringan (low)
    Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak halus yang terpisah sendiri-sendiri maupun saling terhubung tanpa ada retakan yang pecah. Retak halus ini bila dibiarkan tanpa perbaikan akan menjadi retak sedang.

retak keparahan rendahGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Rendah

  1. Retak Aspal Sedang (medium)
    Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak di aspal yang terhubung membentuk kotak-kotak maupun pola-pola kecil. Pola retak sudah cukup kelihatan jelas karena sudah terdapat retak yang mulai pecah.

retak keparahan sedangGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Sedang

3. Retak Aspal Berat (high)
Kerusakan yang ditandai dengan serangkaian retak menyerupai kulit buaya yang keseluruhan retaknya sudah pecah sehingga jika dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya alur memanjang bahkan lubang pada jalan aspal.

retak keparahan beratGambar Retak dengan Tingkat Keparahan Berat

Nah, pasti bapak / ibu pemilik proyek pemenang tender tidak mau khan jalan aspal yang Anda buat menjadi retak bermasalah dan malah membebani biaya perawatan / maintenance cost proyek Anda di kemudian hari?

Untuk informasi batu split Merak / Bojonegara dengan kualitas TERBAIK dan TERPERCAYA, bisa menghubungi kami di 081-383-223-288 atau email ke sales@jualbatusplit.com. Untuk masalah harga, tenang saja pak / bu, HARGA batu split kami menyesuaikan dengan bujet proyek Anda kok.
Langsung saja hubungi kami ya..
Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu..

sumber

JENIS – JENIS KERUSAKAN PADA LAPIS PONDASI ATAS DAN BAWAH

Di artikel kali ini, admin akan membahas jenis kerusakan jalan aspal pada lapis pondasi atas dan bawah termasuk bagaimana cara penanganannya.

  1. Aspal Amblas

Aspal amblas ambles adalah  penurunan  perkerasan  yang  terjadi  pada  area  terbatas  yang mungkin  dapat  diikuti  dengan  retakan.  Penurunan  ditandai  dengan adanya genangan air pada permukaan perkerasan yang membahayakan arus lalu lintas yang lewat. Faktor penyebab kerusakan :

  1. Beban lalu lintas berlebihan
  2. Penurunan  sebagian  dari  perkerasan  akibat  lapisan  dibawah  perkerasan mengalami penurunan.
  3. Konsolidasi atau Gerakan Tanah Pondasi.
    Penurunan  konsolidasi  tanah  di  bawah  timbunan  menyebabkan  distori  perkerasan. Perkerasan  lentur  yang  dibangun  diatas  kotoran  atau  tanah  gambut,  akan memunculkan  area  yang  ambles

Cara untuk menangani kerusakan ambles dengan cara mengisi bagian jalan yang amblas dengan agregat batu split, kemudian dengan pemadatan dengan campuran aspal. Untuk amblas < 5 cm, bagian yang rendah diisi dengan bahan sesuai seperti lapen, lataston, laston. Untuk amblas yang > 5 cm, bagian yang amblas dibongkar dan dilapisi kembali dengan lapis yang sesuai.

1 amblas
Jalan Aspal Amblas

Jalan amblas ini pernah penulis temukan pada tahun 2012-2013 di kota Samarinda, tepatnya di depan kantor Gubernur Kalimantan Timur

  1. Aspal Mengembang (Swell)

Aspal mengembang adalah naiknya tanah dasar akibat pengembangan yang menghasilkan retak parah di permukaan perkerasan.
•  Faktor penyebab kerusakan
1).  Mengembangnya material lapisan di bawah perkerasan atau tanah dasar.
2). Tanah dasar perkerasan mengembang, bila kadar air naik. Umumnya, hal ini terjadi bila tanah pondasi berupa lempung yang mudah mengembang oleh kenaikan kadar air.
•  Cara perbaikan
1). Menambal di seluruh kedalaman.
2). Pembongkaran  total  area  yang  rusak  dan  menggantikannya  dengan material baru.
3). Perataan permukaan dengan cara menimbunnya dengan material batu split baru.
4). Sembarang  cara,  untuk  perbaikan  permanen,  pada  prinsipnya  harus ditunjukan untuk menstabilkan kadar air dalam struktur perkerasan.

1 mengembang
Jalan aspal mengembang www.jualbatusplit.com
  1. Alur (rutting)
    Alur aspal adalah  deformasi  permukaan  perkerasan  aspal  dalam  bentuk  turunnya perkerasan ke arah memanjang pada lintasan roda kendaraan..
    Faktor penyebab kerusakan
    1). Pemadatan  lapis  permukaan  dan  pondasi  (base coarse)  kurang,  sehingga  akibat beban lalu lintas lapis pondasi memadat lagi.
    2). Kualitas campuran aspal rendah, ditandai dengan gerakan arah lateral dan ke bawah dari campuran aspal di bawah beban roda berat.
    3). Gerakan  lateral  dari  satu  atau  lebih  dari  komponen  pembentuk  lapis perkerasan yang kurang padat. Contohnya terjadinya alur pada lintasan roda yang  disebabkan  oleh  deformasi  dalam  lapis  pondasi  atau  tanah  dasar
    4). Tanah dasar lemah atau agregat pondasi kurang tebal, pemadatan kurang, atau terjadi pelemahan akibat infiltrasi air tanah karena drainase air kurang baik.
  • Cara perbaikan.
    1). Jika  penyebabnya  adalah  lemahnya  lapis  pondasi  atau  tanah  dasar, pembangunan  kembali  perkerasan  secara  total  mungkin  diperlukan, termasuk juga penambahan drainase, terutama jika air menjadi salah satu penyebabnya.
1 rutting
Jalan Aspal Rutting Beralur www.jualbatusplit.com
  1. Bergelombang.
    Perbaikan yang paling baik dilakukan pada aspal bergelombang adalah dengan menambal di seluruh kedalaman. Jika perkerasan mempunyai agregat fondasi (base) dengan lapisan tipis perawatan permukaan maka permukaan dikasarkan kemudian dicampur dengan material fondasi, dan dipadatkan lagi sebelum meletakkan lapisan.
  • Faktor penyebab kerusakan
    1). Aksi  lalu  lintas  yang  disertai  dengan  permukaan  perkerasan  atau  lapis pondasi  yang  tidak  stabil.  Permukaan  perkerasan  yang  tidak  stabil  ini disebabkan  karena  campuran  lapisan  aspal  yang  buruk,  misalnya  akibat terlalu  tingginya  kadar  aspal,  terlalu  banyaknya  agregat  halus,  agregat batu split berbentuk bulat dan licin, atau terlalu lunaknya campuran semen.
    2). Kadar  air  dalam  lapis  pondasi  granuler  (granular  base)  terlalu  tinggi sehingga tidak stabil
1 bergelombang
Jalan Aspal Bergelombang www.jualbatusplit.com

 

Nah, pasti bapak / ibu pemilik proyek pemenang tender tidak mau khan jalan aspal yang Anda buat menjadi retak bermasalah dan malah membebani biaya perawatan / maintenance cost proyek Anda di kemudian hari?

Untuk informasi batu split Merak / Bojonegara dengan kualitas TERBAIK dan TERPERCAYA, bisa menghubungi kami di 081-383-223-288 atau email ke sales@jualbatusplit.com. Untuk masalah harga, tenang saja pak / bu, HARGA batu split kami menyesuaikan dengan bujet proyek Anda kok.
Langsung saja hubungi kami ya..
Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu..

Mengapa Jalan Raya Di Indonesia Lebih Cepat Rusak?

Jalan-jalan raya di Indonesia relatif cepat sekali rusak, atau mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif sangat pendek setelah diperbaiki.

Para pemakai jalan seringkali harus menerima kenyataan bahwa banyak jalan raya cepat sekali mengalami kerusakan, walaupun baru saja diperbaiki atau direhabilitasi. Masalah kerusakan dini (premature deterioration) jalan-jalan ini merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi Ditjen Bina Marga.

Pada umumnya, untuk problem kerusakan jalan seperti ini, masyarakat pengguna jalan selalu menyalahkan Konsultan Perencana/Supervisi Jalan atau Kontraktor Pelaksana dan Pemerintah yang membiayai pembangunan jalan ini. Mereka dikatakan ”tidak becus, mencuri, korupsi”, dan lain-lain sebagainya.

Pandangan di atas kiranya perlu diluruskan, karena biarpun pandangan tersebut ada benarnya, ada beberapa argumentasi yang menunjukkan bahwa pandangan tersebut kurang proporsional, demikian penjelasan Profesor Ir. Mochtar Indrasurya B, Ph.D.

Menurut Prof. Ir. Mochtar Indrasurya B, Ph.D., kondisi kerusakan dini ini terutama disebabkan oleh 4 (empat) masalah, yaitu:

1. muatan berlebihan kendaraan berat (overloaded)
Diakui atau tidak, kerusakan jalan akan secara eksponensial lebih cepat terjadi akibat muatan lebih, di samping faktor-faktor lain seperti pengaruh lingkungan, banjir, kebijakan perumusan sasaran hingga pewujudan sasaran (atau mulai pengaturan, pembinaan, pembangunan, pengawasan, hingga pengoperasiannya) dan lain-lain.

Yang tidak mudah dipahami dan menjadi ironis adalah kesan bahwa tujuan jembatan timbang seolah-olah lebih dimaksudkan sebagai sarana perolehan distribusi atau pendapatan denda pelanggaran, sedangkan tujuan utama sebagai pengendali menjadi kabur.

2. Ketidaksesuaian standard mutu lapisan perkerasan jalan untuk lalu-lintas berat
Sebagai salah satu standar mutu kekuatan lapisan perkerasan aspal selama ini dikenal batas harga stabilitas Marshall ( Marshall Stability ) yang bagi lalu-lintas berat di Indonesia adalah minimal 840 kg untuk Brittish Standard, dan 680 kg atau 1500 lbs untuk AASHTO, namun standard kita saat ini mensyaratkan minimal 840 kg pada suhu 60 derajat Celsius.

Syarat minimal Stabilitas Marshall tersebut sesungguhnya hanya cocok untuk kendaraan berat dengan muatan normal, tidak dengan muatan muatan berlebihan seperti di atas. Dengan muatan yang wajar roda kendaraan truk dipompa sesuai dengan tekanan angin yang dipersyaratkan, yaitu 80 psi atau 5,6 kg/cm2 dan maksimal 100 psi. Akan tetapi di Indonesia dengan muatan yang berlebihan tersebut tidak mungkin lagi tekanan angin roda hanya 80 psi, karena roda belakang truk yang terdiri atas 2 ban karet akan menggelembung dan saling bergesekan.

Hampir semua roda truk di Indonesia dipompa dengan tekanan angin di atas 120 psi dan sebagian roda truk berat bahkan dipompa sampai 150 psi atau hampir 2 kali tekanan angin yang disyaratkan. Ini biasanya menggunakan ban setara 16 ply rate yang tidak diproduksi oleh pabrik ban luar negeri

3. kekeliruan dalam pedoman penentuan tebal lapisan perkerasan jalan
Hal ini termasuk penentuan kuantitas dan kualitas batu split yang digunakan.

4. kurang baiknya sistem drainase jalan.
Banyak jalan-jalan di Indonesia yang tergenang air pada saat musim hujan, dan ini terjadi akibat buruknya sistem drainase air di sekitar jalan tersebut. Adanya air yang menggenangi permukaan jalan aspal menjadi salah satu penyebab utama kerusakan konstruksi perkerasan jalan, karena perkerasan aspal tidak akan kuat bertahan bila sering tergenang air.

Genangan air dapat menyebabkan kerusakan pada tanah sub-grade dibawah lapisan perkerasan, yang bila di tambah dengan volume lalu-lintas truk berat yang menyangkut muatan berlebihan merupakan kombinasi yang sangat fatal bagi perkerasan aspal.

Masalah sistem drainase ini sering terlupakan oleh para perencana jalan, pada hal sistem drainase jalan tidak hanya terbatas pada ruas jalan yang diperbaiki, akan tetapi mencakup interkoneksi saluran drainase jalan dengan sistem drainase yang lebih luas.

Paradigma mengejar target efektif dengan melupakan target fungsional drainase harus diubah. Pada awal tahun 2008 terjadi banjir besar di Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur yang disusul dengan bencana alam yang mengakibatkan terputusnya jalan-jalan nasional/provinsi/kabupaten pada ketiga provinsi di atas. Tentu dapat dipahami mengapa ruas jalan di wilayah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V (Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta) mengalami kerusakan.

sumber

Untuk Anda yang membutuhkan batu split untuk proyek Anda, bisa hubungi kami di 087773399966

Kerusakan Aspal Berdasarkan Cara Berkembangnya

Masih menyambung artikel sebelumnya, tentang kerusakan aspal.

Berdasarkan cara berkembangnya, NDLI (1995) membagi dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Retak dari atas ke bawah (top-down cracking)

Top-down cracks (TDC) adalah retak memanjang dan/ atau melintang yang dimulai pada permukaan perkerasan aspal dan berkembang ke bawah. Menurut Kuennen (2009), retak ini biasanya terjadi akibat segregasi campuran aspal cair dengan batu split dan sifat viscoelastic aspal sebagai pengikat yang rentan terhadap perubahan suhu yang ekstrim.

jualbatusplit top down cracking

2.Retak dari bawah ke atas (bottom-up cracking)

Kuennen (2009) menyebutkan bahwa bottom-up cracking atau fatigue crackingadalah hasil dari perkembangan tegangan pada lapis pondasi perkerasan aspal yang menyebabkan lapis pondasi retak dan merambat ke atas. Retak ini diakibatkan repetisi beban lalu lintas dan bisa berupa kumpulan retak kecil yang saling berhubungan.

 jualbatusplit bottom up cracking

 

sumber

Untuk kebutuhan batu split Merak berkualitas hubungi kami di 087773399966

Perbedaan Sirtu Dan Sirdam

Bagi Anda kontraktor atau user yang mungkin sedang mencari material untuk pengurukan lahan, ada baiknya Anda mempertimbangkan Sirtu dan Sirdam. Kenapa? Karena kepadatan sirtu dan sirdam, serta sifatnya yang tahan abrasi. Hal ini ditunjang dari campuran pasir di dalam komposisi batu.

Nah, apa perbedaan dari sirtu dengan sirdam?
Sirtu : Campuran pasir dengan batu dengan komposisi batu split sekitar 80-90%, cocok digunakan untuk pemadatan lantai bangunan, lantai parkir
Sirdam : Campuran pasir dengan makadam dengan komposisi 50%-50%, cocok digunakan untuk landasan jalan karena lebih mengunci dan padat.

Kami supplier batu split, untuk Anda yang membutuhkan, bisa hubungi kami di 087773399966

sumber