Pengerjaan Gorong-Gorong Box Culvert

Untuk mengatur aliran air dengan debit yang besar, diperlukan pemasangan gorong-gorong di bawah jalan yang akan dilalui air. Selain lebih efektif dan efisien daripada pembuatan jembatan, harganya pun akan lebih murah.
Gorong-gorong beton (box culvert) adalah gorong-gorong cor di pabrik (precast) ataupun dicor ditempat, dimensi tergantung kepada debit air yang akan dialirkan melalui gorong-gorong. Gorong-gorong yang dicor di pabrik dapat utuh dengan bentuk profil bulat atau persegi ataupun trapesium, ataupun modular yang terpisah atas dengan bawah.standar perencanaan gorong-gorong beton box culvertNamun yang akan dibahas kali ini adalah metode pelaksanaan gorong-gorong (box culvert) yang di cor di tempat.

Box Culvert gorong2
Tahap-tahap pelaksanaan pekerjaan gorong-gorong (box culvert) antara lain sebagai berikut :
1. Pelaksanaan Setting Out

- Dalam pekerjaan ini akan dilakukan pengukuran titik-titik box dan pengecekan elevasi, khususnya item pekerjaan yang menyangkut dengan elevasi. Seperti: pekerjaan galian, persiapan lantai kerja, penentuan modifikasi aliran air
2. Pelaksanaan Pekerjaan Galian Struktur (excavation)
Pada pekerjaan ini tanah galian akan dibawa menggunakan dump truck keluar dari area proyek menuju disposal area.
3. Pelaksanaan Pekerjaan Lantai kerja dan Pelat Bawah
- Pekerjaan lantai kerja dengan urugan pasir dan Lean Concrete.
– Pembesian dan pengecoran pelat bawah dengan ukuran besi yang sesuai standar, daripada menurunkan standar yang akan merepotkan di kemudian hari
4. Pelaksanaan Pekerjaan Pembesian, Pemasangan Bekisting dan Perkuatan Samping.
Bekisting adalah pembuatan kolom dengan menggunakan besi Lock Beam yang mengikat sepasang besi hollow membentuk batang yang kuat. Diikat menggunakan Tie Rod dan Wing Nut membentuk sabuk pengikat panel bekisting kolom dan menetralisir tekanan beton sebelum mengeras
Setelah pekerjaan pembesian dan bekisting samping selesai, lalu akan dilanjutkan kemudian dengan pengecoran bagian dinding gorong-gorong (box culvert).
5. Pembesian, Pemasangan Bekisting dan Perkuatan Atas,
Setelah pekerjaan pembesian dan bekisting atas selesai, lalu akan dilanjutkan kemudian dengan pengecoran bagian atas gorong-gorong (box culvert). 

6. Pelepasan Perancah Perkuatan dari Box Culvert.
Setelah selesai dilakukan pengecoran, dan umur beton telah mencapai waktu (biasanya beberapa minggu tergantung sterilisasi hasil cor dari tekanan) dan kekuatan yang direncanakan, selanjutnya akan dilakukan pelepasan perancah.

7. Dilakukan Penimbunan
Setelah pekerjaan dilakukan pelepasan perancah, selanjutnya akan dilakukan penimbunan kembali pada sisa galian gorong-gorong tersebut. Apabila perlu bisa ditambahkan jembatan beton di atasnya pada lebar jalan yang membutuhkan tekanan kendaraan berat.

8. Pemadatan Timbunan
Selanjutnya timbunan tersebut akan dipadatkan kembali untuk jalan kendaraan di atasnya

Untuk Anda yang membutuhkan batu split dan pasir untuk pekerjaan beton Anda, segera hubungi 085323233399. Kami siap membantu Anda

sumber, sumber, gambar

Pemeriksaan Kadar Lumpur Batu Split

Pada postingan sebelumnya tentang Pemeriksaan Kandungan Lumpur Dalam Pasir Cara Volume Endapan Ekivalen, sudah dibahas bagaimana cara melakukan pengujian terhadap kandungan lumpur dalam pasir dengan cara volume endapan ekivalen. Seperti yang kita ketahui bahwa kandungan lumpur pada agregat kasar (kerikil/batu split) dan agregat halus (pasir/abu batu) yang melebihi batas akan mempengaruhi kualitas campuran beton. Pada postingan kali ini akan dibahas bagaimana cara melakukan pemeriksaan kandungan lumpur pada kerikil.

Di dalam kerikil juga masih terdapat kandungan-kandungan mineral yang lain seperti tanah dan silt. Batu yang digunakan untuk bahan bangunan harus memenuhi syarat yang telah ditentukan di dalam (PUBI). Kerikil dapat digunakan sebagai bahan bangunan, jika kandungan lumpur di dalamnya tidak lebih dari 5%. Dengan cara endapan ekivalen kadar lumpur dalam kerikil yang dinyatakan dalam (%) dapat diketahui secara tepat.

Bahan yang digunakan yaitu kerikil dengan berat 500 gram diambil secara acak untuk mewakili obyektivitas bahan uji secara keseluruhan. Sedangkan alat yang digunakan yaitu

  1. Ayakan no. 200
  2. Ayakan ukuran 38,1 mm
  3. Nampan pencuci
  4. Tungku pengering (oven)
  5. Timbangan dengan ketelitian 0.1% berat pasir contoh

Cara pelaksanaan yaitu

  1. Ambil kerikil yang lolos ayakan ukuran 38,1mm seberat 500 gr (B1).
  2. Masukkan kerikil tersebut ke dalam nampan pencuci dan tambahkan air secukupnya sampai semuanya terendam.
  3. Goncang-goncangkan nampan, kemudian air cucian dituangkan ke dalam ayakan no. 200 (butir-butir besar dijaga jangan sampai masuk ke ayakan supaya tidak merusak ayakan).
  4. Ulangi langkah no 3 sampai cucian tampak bersih.
  5. Masukkan butir-butir kerikil yang tersisa di ayakan no. 200 ke dalam nampan, kemudian masukkan ke dalam tungku untuk dikeringkan kembali.
  6. Kerikil setelah kering tungku (B2) ditimbang kembali.
  7. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, gunakan 2 atau 3 benda uji dan ambil rata-rata untuk setiap kali hasil pengujian.

Berikut adalah contoh hasil pengujian

  1. Berat kerikil semula kering oven (B1) : 500 gram
  2. Berat pasir setelah dicuci dan kering oven (B2) : 467 gram

Jadi kandungan lumpur = { (B1 – B2) / B1 } x 100% = { (500 – 467) / 500 } x 100% = 6,6 %

Berdasarkan PUBI 1982 Pasal 11Pasir Beton “Kandungan bagian yang lewat ayakan 0,063 mm tidak lebih dari 1 % berat (kadar lumpur)” maka kerikil diatas tidak memenuhi syarat untuk digunakan sebagai bahan campuran adukan beton.

sumber

Pengujian Sederhana Kadar Lumpur Pasir

Pengendalian mutu pemeriksaan mutu pengujian kadar lumpur pasir

Di dalam pembangunan infrastruktur maupun gedung dibutuhkan material berkualitas, salah satunya dalam bentuk agregat halus atau dikenal sebagai pasir maupun abu batu (hasil pecahan gilingan batu split). Salah satu hal yang kita perlukan ketika akan mengambil material atau menentukan tempat dalam mengambil material galian C yang baik, diperlukan metode quality control atau pemeriksaan mutu terhadap material yang akan digunakan, seperti yang akan kita bahas untuk kali ini yaitu mengenai cara menentukan pasir bangunan yang baik dengan menggunakan pengujian kadar lumpur pasir.

Contohnya jika ingin membangun usaha beton ready mix dan terdapat beberapa pemasok material pasir dari berbagai lokasi yang akan menjual pasir kepada kita. Kita harus mengetahui kualitas dari pasir tersebut melalui pengujian kadar lumpur pasir ini (secara sederhana tentunya).

Kualitas pasir merupakan salah satu faktor untuk menentukan kualitas campuran beton. Pasir adalah endapan butiran-butiran mineral yang lolos ayakan 4.8 mm dan tertinggal di atas ayakan 0.075 mm. Di dalam pasir juga masih terdapat kandungan-kandungan mineral yang lain seperti tanah dan silt. Pasir yang digunakan untuk bahan bangunan harus memenuhi syarat yang telah ditentukan di dalam PUBI. Pasir yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan, jika kandungan lumpur di dalamnya tidak lebih dari 5%. Dengan cara ekivalen endapan lumpur dalam pasir yang dinyatakan dalam (%) dapat diketahui secara tepat.

Peralatan yang digunakan untuk pengujian untu melihat kadar lumpur pasir :
1. Gelas ukur 1000 ml
gelas ukur laboratorium untuk pengujian kadar lumpur air pasir (dengan tutup akan lebih baik)
2. Timbangan digital

Cara menimbang pasir untuk pengujian kadar lumpur pada pasir yang diambil secara acak untuk dapat mewakili kualitas dan obyektivitas bahan uji secara keseluruhan.

Bahan yang digunakan untuk pengujian kadar lumpur pasir :
1. Pasir lolos ayakan 0,063 mm sebanyak 230 ml
2. NaOH (Natrium Hidroksida), bisa dibeli di toko bahan kimia
3. Air mineral

Berikut ini cara pengujian sederhana untuk melihat kadar lumpur pasir antara lain:
1. Masukkan pasir sebanyak 230 ml ke dalam gelas ukur
2. Lalu masukkan lagi air sebanyak 70 ml kedalam gelas ukurnya
3. Dan baru dimasukkan NaOH (Natrium Hidroksida) sebanyak 30 ml ke dalam gelas ukur tersebut.
4. Lalu tutup gelas ukur tersebut dan dikocok-kocok hingga NaOH (Natrium Hidroksida) tersebut larut di dalam air
5. Diamkan hingga 1 jam untuk melihat hasilnya
6. Jika kita menguji sampel pasir lebih dari satu, lakukan dengan cara sama seperti langkah 1-7
7. Hasil penilaian menentukan yang pasir yang berkualitas baik adalah cara pengujian pemeriksaan mutu kadar lumpur pasir pasir bagus dan tidak bagus baik dan tidak baik

 


– Warna air yang naik ke permukaan tidak berwarna coklat lumpur
– Pasir yang paling baik di antara beberapa sampel tersebut adalah yang warna airnya paling bening

Jika didapat volume endapan lumpur 20 cc maka kandungan lumpur yaitu 20 / 10 = 2%

Angka 10 diatas artinya 10 cc endapan lumpur ekivalen (~) dengan 1 % lumpur. Berdasarkan PUBI 1982 Pasal 11 bahwa kandungan lumpur dalam pasir yang lewat ayakan 0,063 mm tidak lebih dari 5 % (Kadar Lumpur).

Dengan melakukan tes kadar lumpur secara sederhana, dapat diketahui pasir yang layak atau tidak layak untuk bahan campuran beton. Apabila ternyata hasilnya masih lebih dari ambang batas, maka dapat dilakukan modifikasi dengan mengurangi persentase kadar lumpur lewat pencucian pasir ataupun metoda lainnya

Apabila Anda membutuhkan pasir berkualitas dalam skala besar dapat langsung menghubungi kami di 085323233399. Pengiriman dilakukan langsung menggunakan kapal tongkang ke pelabuhan terdekat dari proyek Anda.

sumber

Pilih Pasir Hitam Atau Pasir Putih Untuk Proyek Anda

Pasir Hitam memiliki ciri khas kekuatan lebih dengan corak warnanya yang hitam pekat dan butiran pasir yang agak kasar serta tidak mengandung lumpur sehingga sangat baik jika pasir ini digunakan sebagai sarana pengecoran konstruksi bangunan maupun sarana lainnya.

pasir hitam

Meskipun agak kasar tidak menutup kemungkinan pasir ini bisa juga digunakan sebagai pasir pasang maupun plesteran konstruksi suatu bangunan.

Untuk pemasangan bata maupun batako, pasir hitam dapat langsung digunakan tanpa harus diayak terlebih dahulu. Hasil pasangan dinding bata atau batako pun tidak diragukan lagi kekuatannya.

Sedangkan untuk plester dinding bangunan, pasir hitam akan lebih baik hasilnya jika pasir tersebut di ayak terlebih dahulu baik secara manual dengan alat sederhana untuk proyek-proyek kecil maupun dengan menggunakan mesin ayakan pasir untuk proyek-proyek besar.

Alhasil permukaan dinding bangunan yang diplester dengan pasir ini hasilnya lebih halus dan mudah diratakan tanpa mengurangi kekuatan konstruksi bangunannya.

Jika menggunakan material pasir hitam untuk pengecoran tentunya harus dicampur dengan semen dan batu split dan sebaiknya menggunakan air bersih dengan PH normal.Perbandingan komposisi adukan antara semen,pasir dan split adalah 1:2:3 maksudnya 1 bagian semen,2 bagian pasir dan 3 bagian batu split. Untuk info harga batu split bisa menghubungi 087773399966 (phone/WA)

Sedangkan jika digunakan untuk pasir pasang dan plesteran maka perbandingan komposisi adukan antara semen dan pasir adalah 1:6 saja sudah cukup bagus maksudnya 1 bagian semen dan 6 bagian pasir.

Sebenarnya menurut penulis, warna pasir tidaklah menentukan bagus atau tidaknya digunakan untuk proyek. Seperti yang penulis pakai di proyek perumahan subsidi www.rumahbapbelitung.com, pasirnya berwarna putih (ciri khas pasir Bangka – Belitung). Yang patut diperhatikan sebenarnya adalah kadar lumpur yang ada di dalam kandungan pasir tersebut. Cara untuk melakukan pengetesan kadar lumpur, bisa Anda baca di artikel berikut Cara Mengetes Kadar Lumpur Pasir.

Untuk Anda yang membutuhkan informasi harga pasir bisa langsung menghubungi kami di 087773399966

sumber

Apa Itu Lapisan Resap dan Lapis Ikat Aspal

Ada satu istilah baru yang akan saya bahas mengenai cara membedakan lapis resap pengikat (prime coat) dan lapis perekat (tack coat) pada konstruksi jalan raya. Mungkin masih ada sedikit dari kita yang kurang paham tentang perbedaan keduanya. Untuk penjelasan lengkapnya dapat dilihat di bawah ini.
Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)
perbedaan lapis resap pengikat prime coat dan lapis perekat tack coat
Gambar pelaksanaan lapis resap pengikat (prime coat) menggunakan asphalt distributor
Lapis resap pengikat atau yang disebut juga dengan prime coat merupakan lapisan ikat aspal cair yang diletakkan di atas lapis pondasi agregat Kelas A. Lapis resap pengikat biasanya dibuat dari aspal dengan penetrasi 80/100 atau penetrasi 60/70 yang dicairkan dengan minyak tanah. Volume yang digunakan berkisar antara 0,4 sampai dengan 1,3 liter/ m2 untuk lapis pondasi agregat kelas A dan 0,2 sampai 1 liter/m2 untuk pondasi tanah semen. Setelah pengeringan selama 4 sampai 6 jam, bahan pengikat harus telah meresap kedalam lapis pondasi. lapis resap pengikat yang berlebih dapat mengakibatkan pelelehan (bleeding) dan dapat menyebabkan timbulnya bidang geser. Oleh karena itu, untuk daerah yang berlebih ditabur dengan pasir halus dan dibiarkan agar pasir tersebut diselimuti aspal.
Fungsi dari lapis resap pengikat antara lain :
– Memberikan daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran aspal
– Mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat (segregasi) jika dilewati kendaraan sebelum dilapis dengan campuran aspal.
– Menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke dalam lapisan pondasi agregat yang dapat mengakibatkan kerusakan struktur jalan. Sangat berguna di Indonesia ketika tahap penyelesaian di musim penghujan.
Lapis Perekat (Tack Coat)
pengertian lapis perekat tack coat
Gambar pelaksanaan lapis perekat (tack coat) menggunakan asphalt distributor
Lapis perekat (tack coat) merupakan lapisan aspal cair yang diletakkan di atas lapisan beraspal atau lapis beton semen sebelum lapis berikutnya dihampar. Lapis perekat berfungsi untuk memberikan daya ikat antara lapis lama dengan baru
Bahan lapis perekat terdiri dari aspal emulsi yang cepat menyerap atau aspal keras pen 80/100 atau pen 60/70 yang dicairkan dengan 25 sampai 30 bagian minyak tanah per 100 bagian aspal. Pemakaiannya berkisar antar 0,15 liter/m2 sampai 0,50 liter /m2. Lebih tipis dibandingkan dengan pemakaian lapis resap pengikat.
Tata Cara Pelaksanaan
cara pelaksanaan pembersihan permukaan jalan
Gambar pembersihan permukaan jalan menggunakan air compressor
Pemasangan lapis resap pengikat atau lapis perekat dilaksanakan setelah permukaan lama dibersihkan dengan air compressor, sehingga tekstur perkerasan lama menjadi bersih dan terlihat jelas.
cara kerja hand spayer pada pekerjaan lapis resap pengikat prime coat dan lapis perekat tack coat
Gambar penyemprotan lapis perekat (tack coat) menggunakan hand sprayer
Sebelum dilakukan penyemprotan oleh pelaksana proyek, batas permukaan yang akan disemprot harus diukur dan ditandai. Pelaksanaan penyemprotan lapis resap pengikat dan lapis perekat menggunakan alat asphalt distributorAsphalt distributor adalah truk atau kendaraan lain yang dilengkapi dengan aspal, pompa, dan batang penyemprot. Umumnya truk juga dilengkapi dengan pemanas untuk menjaga temperatur aspal. Apabila diizinkan oleh direksi pekerjaan, pelaksanaannya dapat menggunakan alat penyemprot tangan (hand sprayer). Hand sprayer sering digunakan untuk daerah – daerah yang sulit dijangkau dengan Asphalt Distributor. Agar memperoleh hasil merata, sebaiknya pelaksanaanya dikerjakan oleh operator terampil dan telah teruji coba dengan baik.
Kondisi Cuaca yang diizinkan untuk bekerja
Lapis resap pengikat dan lapis perekat hanya disemprot saat kondisi permukaan jalan dalam keadaan kering, dan tidak boleh dikerjakan saat angin kencang, hujan atau akan terjadinya hujan.Untuk Anda yang membutuhkan batu split untuk proyek pembuatan jalan, dapat langsung menghubungi kami di 0853-2323-3399

 

Akhirnya Dana Talangan Cair, Wajah Pengusaha Jalan Tol Cerah

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) kembali memberikan dana talangan pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal itu sebagai upaya mendukung program pengembangan infrastruktur nasional.

Pembayaran dana talangan itu ditandai dengan penandatanganan Adendum Nota Kesepahaman (MoU) antara LMAN dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). 34 BUJT telah melakukan MoU yang berisi pembayaran dana talangan dari APBN Perubahan 2017 sebesar Rp 25,286 triliun.

“Mukanya BUJT sekarang lebih cerah, karena sertap hari menanyakan kapan (diganti),” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.

Nota kesepahaman ini melibatkan tiga pihak yaitu BPJT sebagai regulator jalan tol, BUJT sebagai pihak yang melaksanakan pembangunan jalan tol, serta LMAN yang berfungsi sebagai pelaksana fungsional Menteri Keuangan dalam mendanai lahan.

“Penandatanganan ini sebagai wujud komitmen dan konsistensi LMAN dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Direktur LMAN Rahayu Puspasari.

Untuk diketahui sebelumnya LMAN telah mencairkan 27 ruas jalan tol sebesar 11,653 triliun dari pengajuan Rp 12,4 triliun. Anggaran tersebut untuk 17.177 bidang tanah.

Sedangkan di 2017 ada alokasi tambahan anggaran pada APBN-Perubahan 2017 yang semula Rp 13,286 triliun jadi 25,286. Anggaran tersebut untuk biaya pengadaan tanah di 34 ruas jalan tol.

 

sumber

Proses Pembuatan Beton Pra Cetak

Anda mungkin sering atau pernah melihat proyek pembuatan jalan layang yang menyatukan beberapa segmen beton langsung di lokasi proyek. Nah, bagaimana sebenarnya proses pembuatan beton pracetak dilaksanakan? Beton pracetak adalah salah satu jenis beton yang dibuat di dalam pabrik sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Setelah pembuatan beton tersebut selesai, beton selanjutnya akan di angkut ke lokasi proyek pembangunan untuk dilakukan pemasangan.

beton jalan layang

Berdasarkan surat keputusan SNI T-15-1991-03, pengertian beton pracetak ialah komponen beton yang dicor di tempat yang bukan merupakan posisi akhir dalam suatu struktur. Pada umumnya, beton pracetak mempunyai kekuatan yang berkisar antara 4.000-6.000 psi atau bahkan lebih. Keunggulan utama beton ini antara lain dapat menghemat anggaran biaya, menghemat penggunaan bekisting, kualitasnya terkontrol dengan baik, serta tercapainya efisiensi waktu.

proses-pembuatan-beton-pracetak.jpg

Proses Pembuatan Beton Pracetak

Di bawah ini langkah-langkah dalam pembuatan beton pracetak, yuk kita simak bersama..

Langkah 1 : Pembuatan Cetakan

Cetakan berfungsi untuk membentuk beton dengan spesifikasi yang sesuai perencanaan. Bahan baku untuk membuat cetakan beton yaitu papan kayu. Papan-papan kayu tersebut lantas dibentuk kotak dan ditahan menggunakan paku secukupnya. Penentuan ukuran dari cetakan harus benar-benar diperhatikan karena akan mempengaruhi hasil jadi beton pracetak. Penyusunan cetakan beton yang baik, dapat membuat material kayu seyogyanya bisa dipakai lagi hingga sebanyak 50 kali.

Langkah 2 : Pembuatan Adukan Beton

Secara prinsip, pembuatan adukan beton dilakukan dengan mencampurkan bahan pengisi dan bahan pengikat menjadi satu. Bahan-bahan yang dimaksud antara lain pasir, kerikil / batu split, semen, dan air dengan perbandingan komposisi sesuai kualitas yang diharapkan. Untuk mengubah sifat alami dari beton, Anda bisa menambahkan zat aditif tertentu ke dalam adukan tersebut. Bahan material yang digunakan, seperti batu split pun harus dengan kualitas yang baik supaya cetakan kuat dan kokoh. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi website kami http://www.jualbatusplit.com atau hubungi 085323233399.

Langkah 3 : Penuangan Adukan Beton

Adukan beton yang sudah terbentuk kemudian dituangkan ke dalam cetakan. Pastikan dalam penuangannya, adukan ini disebarkan secara merata dan memenuhi setiap bagian cetakan. Penuangan adukan yang salah akan menyebabkan mutu beton menurun. Bahkan kekuatan beton pun dapat berkurang drastis apabila penampangnya tidak tercetak sempurna. Adukan beton sebaiknya dituangkan setengahnya dahulu, kemudian dilakukan pemasangan tulangan baja di tengah cetakan, dan diteruskan lagi dengan penuangan adukan sampai penuh.

Langkah 4 : Pemasangan Tulangan Baja

Kebanyakan beton pracetak dipakai untuk menahan beban dari bangunan. Tidak hanya pelat lantai, beton ini juga kerap digunakan sebagai pembentuk struktur balok dan kolom bangunan. Oleh karena itu, beton harus mampu menahan gaya beban dan gaya tarik dengan baik. Solusinya Anda bisa memasang beberapa tulangan baja ke dalam adukan beton di dalam cetakan tadi sehingga nantinya akan terbentuk beton bertulang. Pemasangan tulangan dilakukan ketika kondisi adukan masih basah. Ukuran baja juga harus dipertimbangkan dengan baik. Semakin berat struktur yang disangga, diameter pun harus semakin besar.

Langkah 5 : Pengeringan Beton

Adukan beton sebaiknya dikeringkan secara alami dengan cara mengangin-anginkannya. Penjemuran adukan beton di bawah terik sinar matahari langsung justru dapat mengakibatkan beton mengalami keretakan sehingga tak layak pakai. Selama proses pengeringan berlangsung, beton juga perlu disiram dengan air secara berkala untuk menghindari beton mengering secara mendadak. Perawatan terhadap beton dilakukan sampai berumur 7 hari, sedangkan beton akan mengering sempurna dan boleh digunakan setelah usianya mencapai 30 hari.

sumber

Pasir Cor Pasir Beton

Kebutuhan pasir untuk pekerjaan kosntruksi saat ini semakin meningkat, terutama di era presiden Jokowi yang menggenjot proyek infrastruktur di mana-mana. Pasir yang bagus digunakan untuk pengecoran atau beton adalah pasir yang mengandung sedikit kadar lumpur dan sedikit kadar garamnya. Kenapa? Karena kadar lumpur yang tinggi dapat menyebabkan cor cepat retak dan keropos. Untuk tahu lebih lanjut jenis pasir yang dibutuhkan, yuk kita bahas satu persatu.

Pasir untuk konstruksi dibedakan menjadi 2, yaitu pasir beton dan pasir pasang

Pasir Beton

Pasir beton adalah butiran-butiran mineral keras dan tajam berukuran antara 0,075 – 5 mm, jika terdapat butiran berukuran lebih kecil dari 0,063 mm tidak lebih dari 5% berat. Pasir beton sering digunakan untuk pekerjaan cor-coran struktur seperti kolom, balok dan pelat lantai.

Untuk mendapatkan kekuatan beton yang optimal maka pasir harus dapat memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

a)Pasir beton harus bersih, bila diuji dengan larutan pencuci khusus, tinggi endapan pasir yang kelihatan dibandingkan dengan tinggi seluruh endapan tidak kurang dari 70%.

b) Kadar butiran yang lewat ayakan 0,063 mm (kadar lumpur) tidak boleh lebih dari 5% berat.

c) Angka kehalusan butir (FM) terletak antara 2,2 – 3,2 bila diuji dengan rangkaian ayakan 0,16 ; 0,315; 0,63; 1,25; 2,50; 0,5 dan 10 mm, fraksi yang lewat ayakan 0,3 mm minimal 15% berat.

d) Pasir tidak boleh mengandung zat-zat organik yang dapat mengurangi mutu beton. Untuk memeriksanya pasir direndam pada cairan 3% NaOH, cairan di atas endapan tidak boleh lebih gelap dari warna larutan pembanding.

e) Kekekalan terhadap larutan Na4SO4; fraksi yang hancur tidak boleh lebih dari 12% berat. Kekekalan terhadap larutan MgSO4; fraksi yang hancur tidak boleh lebih dari 10% berat.

f) Untuk beton dengan tingkat keawetan tinggi, reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.

Pasir Sungai Pasir Beton

Pasir Pasang

Berdasarkan tempat penambangan, maka pasir pasang di bedakan dalam 2 jenis sebagai berikut :

  1. Pasir Gunung, adalah pasir yang diperoleh dari hasil galian , butirannya kasar dan tidak terlalu keras. Biasanya pasir jenis ini mengandung pozolan (jika dicampur dengan kapur padam dan air setelah beberapa waktu dapat mengeras sehingga membentuk suatu massa padat dan sukar larut dalam air). Untuk pengolahan lebih lanjut biasanya pasir di cuci dahulu. Contoh daerah yang memproduksi pasir gunung adalah pasir Galunggung di daerah Tasikmalaya, pasir lokal (seperti pasir Cilegon, pasir Rumpin, pasir Jawilan)

2. Pasir Sungai, adalah pasir yang diperoleh dari sungai yang merupakan hasil gigisan batu-batuan yang keras dan tajam, pasir jenis ini butirannya cukup baik (antara 0,063 mm – 5 mm) sehingga merupakan adukan yang baik untuk pekerjaan pasangan. Pasir sungai umumnya didapatkan dari daerah Pontianak sehingga orang biasa menyebut pasir Pontianak, pasir dari Pulang Pisau Kalimantan Tengah, dan pasir Lampung. Yang perlu diperhatikan dari pasir sungai adalah adanya kandungan organik yang ikut tersedot oleh pompa ke dalam timbunan

pasir sungai pasir pontianak

3. Pasir Darat, adalah pasir yang  didapat dari dataran di darat yang prosesnya dengan mengeruk. Karakteristiknya hampir sama dengan pasir gunung sehingga untuk penggunaan lebih lanjut harus melalui tahap pencucian. Daerah yang memproduksi pasir darat adalah pasir Bangka, pasir Belitung,

Untuk info dan kebutuhan pasir proyek konstruksi Anda, segera hubungi kami di 087773399966 bisa via WA atau phone. Terpercaya sejak tahun 2012, kami akan antar ke lokasi proyek Anda.

 

sumber

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Ditargetkan Dapat Selesai dan Beroperasi Tahun 2019

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya mendorong percepatan pembangunan jalan tol di Indonesia melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pembangunan jalan tol yang masif memang dibutuhkan untuk meningkatkan konektivitas yang memperlancar dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa sehingga meningkatkan daya saing Indonesia sebagaimana Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Terkait KPBU, pada hari Kamis (14/12/2017), di Jakarta dilakukan beberapa penandatangan perjanjian terkait KPBU proyek jalan tol pada acara National Infrastructure Conference 2017.

Perjanjian yang ditandatangani adalah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Prinsip Penjaminan Jalan Tol untuk dua ruas tol yakni Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 173 km dan Jakarta-Cikampek II Selatan ruas Jatiasih-Cipularang-Sadang sepanjang 64 km.

PPJT Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi ditandatangani oleh Dirut PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi D. Hari Pratama, sedangkan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan oleh Dirut PT Jasa Marga Japek Selatan Dedi Krisnariawan Sunoto dan dari BPJT dilakukan oleh Kepala BPJT Hery Trisaputra Zuna.

Selanjutnya kedua Dirut BUJT tersebut menandatangani Perjanjian Prinsip Penjaminan Jalan Tol dari PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT. PII) yang dilakukan oleh Presiden Direktur PT.PII Armand Hermawan. Turut hadir menyaksikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Pengembangan PT. Jasa Marga Hasanudin dan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto.

Dalam sambutannya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljonomengatakan, dengan telah ditandatanganinya perjanjian kedua ruas tol tersebut, maka penyelesaian pembangunannya harus bisa lebih cepat dari target yang ditetapkan dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan.

“Semua sudah siap, hanya tinggal keseriusan dan kecepatan saja yang harus ditingkatkan. Sebab yang dibutuhkan oleh investor adalah kepastian dan kecepatan,” ungkap Menteri Basuki.

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi ditargetkan dapat selesai dan beroperasi pada 2019. Sedangkan untuk Jakarta-Cikampek II sisi Selatan ditargetkan beroperasi pada 2020. “Pada Tol Probolinggo-Banyuwangi ada tanah Perhutani sekitar 73 km yang bisa dimanfaatkan untuk memulai pembangunan infrastruktur lebih awal. Jadi masih 100 km lagi yang belum dibebaskan milik masyarakat,” ungkapnya.

Sebagi salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan dapat mendorong kelancaran arus barang dan manusia dari dan ke Banyuwangi. Nilai investasi sebesar Rp. 23,39 Triliun, akan dikerjakan oleh PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi yang sahamnya dipegang oleh PT. Jasa Marga, PT. Waskita Toll Road dan PT. Brantas Abipraya.

Saat ini, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi ditempuh 4-5 jam lamanya melalui jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) dengan jarak tempuh sekitar 200 km. Dengan terbangunnya jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh hanya menjadi sekitar 2 jam.

Sementara untuk jalan tol Jakarta-Cikampek II yang terbentang sepanjang 64 km di sisi Selatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang ada sekarang nilai investasi mencapai Rp 14,6 triliun. Pembangunannya akan ditangani oleh PT Jasa Marga Japek Selatan yang pemegang sahamnya adalah PT. Jasa Marga & PT. Wira Nusantara Bumi.

Pembangunan ruas tol Jakarta-Cikampek II sisi Selatan merupakan salah satu upaya untuk mengurai kemacetan Tol Jakarta-Cikampek eksisiting. Dengan adanya jalan tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan diharapkan dapat menjadi alternatif lain para pengguna tol menuju jalan tol Cipularang, sekaligus diharapkan dapat membangun pusat pertumbuhan baru di selatan Tol Jakarta-Cikampek.

Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dibutuhkan untuk mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4 persen. Sementara ada ketimpangan antara kebutuhan dan kemampuan pendanaan yang dimiliki Pemerintah sebesar Rp 626 Triliun sehingga menuntut inovasi pembiayaan salah satunya melalui skema KPBU.

Selain itu, dengan KPBU akan menggerakkan sektor rill dan pertumbuhan sektor-sektor strategis lainnya. Penyiapan infrastruktur yang akan dikerjasamakan juga dilakukan secara matang.

Manfaatnya dengan adanya KPBU adalah adanya pembagian resiko proyek antara Pemerintah dan swasta, transfer pengetahuan dan tekonologi (Transfer of Knowledge) dari pihak swasta kepada Pemerintah, serta adanya target spesifik periode konstruksi (Project Delivery) bagi pihak swasta menyelesaikan proyek sesuai kesepakatan sehingga terhindar dari siklus anggaran multiyears.

Keberhasilan KPBU juga akan meningkatkan keatraktifan proyek lainnya, sehingga menjadi pintu masuk investasi bagi pihak swasta pada proyek lainnya.

 

sumber

Konstruksi Lapisan Aspal di Indonesia

Beberapa waktu lalu saya berdiskusi dengan kontraktor jalan raya yang membeli material batu split kami. Ada istilah-istilah yang saat itu saya kurang mengerti AC-WC, AC-BC dan lain-lain. Untuk itu saya membagikan artikel ini untuk Anda para pembaca.

Perkerasan jalan dibedakan menjadi 2 yaitu perkerasan kaku (rigid pavement) dan perkerasan lentur (flexible pavement), Baca juga  tulisan tentang salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.  Pada tulisan saya kali ini mencoba membahas perkerasan lentur, yaitu jalan aspal, lebih detailnya beton aspal (Asphalt Concrete)

Menurut Bina Marga (2007), Aspal beton merupakan campuran yang homogen antara  agregat (agregat kasar, agregat halus dan bahan pengisi atau filler) dan aspal sebagai bahan pengikat  yang mempunyai gradasi  tertentu, dicampur, dihamparkan dan dipadatkan pada suhu tertentu untuk menerima beban lalu lintas yang tinggi.

Aspal beton  (Asphalt Concrete) di Indonesia dikenal dengan Laston (Lapisan Aspal Beton) yaitu  lapis permukaan struktural atau lapis pondasi atas. Aspal beton terdiri atas 3 (tiga) macam lapisan, yaitu Laston Lapis Aus  ( Asphalt Concrete- Wearing Course atau AC-WC), Laston Lapis Permukaan Antara ( Asphalt Concrete- Binder Course atau AC-BC) dan Laston Lapis Pondasi ( Asphalt Concrete- Base atau AC-Base). Ketebalan nominal minimum masing-masing 4 Cm, 5 Cm, dan 6 Cm.

lapisan-aspal-beton

 

Asphalt Concrete – Wearing Course

Asphalt Concrete -Wearing Course merupakan lapisan perkerasan yang terletak paling atas dan berfungsi sebagai  lapisan aus. Walaupun bersifat non struktural, AC-WC dapat menambah daya tahan perkerasan terhadap penurunan mutu sehingga secara keseluruhan menambah masa pelayanan dari konstruksi perkerasan.

Asphalt Concrete – Binder Course

Lapisan ini merupakan lapisan perkerasan yang terletak dibawah lapisan aus (Wearing Course) dan di atas lapisan pondasi  (Base Course). Lapisan ini tidak berhubungan langsung dengan cuaca, tetapi harus mempunyai ketebalan dan kekauan yang cukup untuk mengurangi tegangan/regangan akibat beban lalu lintas yang akan diteruskan  ke lapisan di bawahnya  yaitu Base dan Sub Grade (Tanah Dasar). Karakteristik yang terpenting pada campuran ini adalah stabilitas.

Asphalt Concrete – Base

Lapisan ini merupakan perkerasan yang terletak di bawah lapis pengikat (AC- BC), perkerasan tersebut  tidak berhubungan  langsung dengan cuaca, tetapi perlu memiliki stabilitas untuk menahan beban lalu lintas yang disebarkan melalui roda kendaraan.  Perbedaan terletak pada jenis gradasi agregat dan kadar aspal yang digunakan. Menurut Departemen Pekerjaan Umum  (1983)  Laston Atas atau lapisan pondasi atas ( AC- Base) merupakan pondasi perkerasan yang terdiri dari campuran agregat dan aspal dengan perbandingan tertentu dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas. Lapis Pondasi (AC- Base ) mempunyai fungsi memberi dukungan lapis permukaan; mengurangi regangan dan tegangan; menyebarkan dan meneruskan beban konstruksi jalan di bawahnya (Sub Grade)

lapis-perkerasan-lentur

Lapisan perkerasan lentur adalah perkerasan yang memanfaatkan aspal sebagai bahan pengikat. Lapisan-lapisan perkerasannya bersifat memikul dan meyebarkan beban lalu lintas ke tanah dasar. yang telah dipadatkan. Aspal beton campuran panas merupakan salah satu jenis lapis perkerasan konstruksi perkerasan lentur. Jenis perkerasan ini merupakan campuran homogen antara agregat dan aspal sebagai bahan pengikat pada suhu tertentu. Berdasarkan fungsinya  aspal beton dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Sebagai lapis permukaan yang tahan terhadap cuaca, gaya geser dan tekanan roda serta memberikan lapis kedap air yang dapat melindungi lapis dibawahnya dari rembesan air.
  • Sebagai Lapis Pondasi atas
  • Sebagai Lapis pembentuk pondasi, jika dipergunakan pada pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jalan

Sesuai fungsinya maka lapis aspal beton atau perkerasan lentur mempunyai kandungan agregat dan aspal yang berbeda. Sebagai lapis pondasi, maka kadar aspal yang dikandungnya haruslah cukup sehingga dapat memberikan lapis yang kedap air. Agregat yang dipergunakan agak kasar jika dibandingkan dengan aspal beton yang berfungsi sebagai lapis aus atau lapisan permukaan.

Untuk Anda yang membutuhkan batu split berkualitas, langsung saja hubungi sekarang juga di 0853-2323-33399 (Ron)

sumber artikel

Material Terbaik Kami Urus Sampai Tempat Anda

Visit Us On FacebookVisit Us On Google Plus